|
gratis seks
Tingkatkan Kenyamanan di Halte Peralihan
Para gratis seks penumpang bus busway di koridor II (Harmoni - Pulo Gadung) dan koridor III (Harmoni - Kalideres) masih memaklumi kurangnya pelayanan di jalur itu. Namun, mereka mendesak kenyamanan di halte peralihan ditingkatkan.
"Seminggu gratis ini masih tahap penyesuaian operasi, saya masih memaklumi. Namun ke depannya harus lebih baik lagi dan tidak semestinya perjalanan yang seharusnya nyaman, nyatanya bersusah-susah seperti ini," kata Zamzam (46) salah seorang penumpang di Halte Pecenongan jalur II (Harmoni - Pulo Gadung), seks Rabu (18/1).
Sementara itu, hasil pantauan di lapangan menunjukkan, kendala masih terjadi di halte peralihan yakni di Halte Sawah Besar, Halte Monas, gratis seks serta Halte Pecenongan. Penumpang yang akan turun dan berganti bus harus masuk ke halte tersebut serta berbaur dengan calon penumpang dari jalur lainnya.
Selama gratis Halte Harmoni belum dioperasikan kepadatan di ketiga halte tersebut masih akan terus terjadi. Maka dari itu, penggunaan ketiga halte sebagai halte peralihan penumpang hanya bersifat sementara sebelum seks Halte Harmoni dioperasikan.
Seperti tiga hari sebelumnya, kepadatan di ketiga halte itu masih terjadi. Tidak sedikit penumpang yang mengurungkan niatnya naik busway karena enggan berdesak-desakan dengan puluhan penumpang lainnya di dalam halte yang sempit. Sebagian lagi memilih berjalan kaki atau naik angkot untuk menuju halte terdekat dari halte peralihan tersebut.
"Halte Harmoni nantinya akan menjadi terminal peralihan penumpang sekaligus pertemuan antara ketiga jalur khusus (koridor) busway. Ke depan tidak akan ada lagi terjadi kepadatan di satu halte," kata Aswan, Supervisor Satgas PAM Transjakarta.
Menurut Aswan, di halte-halte peralihan tersebut sudah dilakukan penambahan personil pengamanan plus bantuan dari petugas Tramtib. Meskipun personil masih terbatas, sedikit demi sedikit kebutuhan petugas patroli mulai teratasi.
Sementara itu, Waras Sinambela, sorang petugas operasional busway di Pulo Gadung, menyebutkan koordinasi dan operasional busway di koridor tersebut sudah mulai tertangani. Sembilan bus untuk koridor II yakni yang berwarna biru semuanya beroperasi. Satu bus yang sempat diperbaiki sudah dioperasikan maksimal. Jalur itu masih di-’back up’ oleh 12 unit ’jet’ dari koridor I (Transjakarta).
"Sekarang hanya 12 bus dari jalur I yang diperbantukan. Selain itu ada sekitar lima bus lagi yang disiapkan mem-’back up’ koridor II ini. Mereka masuk jalur kalau dibutuhkan, terutama saat jam-jam sibuk," kata Sinambela.
<<
back
|