gambar kemalangan ngeri

2 Sindikat Ranmor Digulung

Dalam gambar kemalangan ngeri seminggu terakhir, kepandaian tupai melompat yang dilakoni sindikat Ading Cs dan Group Dadaup dalam aksi-aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor), berakhir di tangan jajaran Polres HSS.

Dari gambar kelompok Ading Cs, polisi meringkus tersangka utamanya, yakni Rani (30), yang terpaksa ditembak karena hendak melarikan diri saat menjadi penunjuk jalan menuju tempat para kemalangan ngeri pelaku lain.

Akhirnya, ditangkap pula empat pelaku lain kelompok Ading Cs ini, yaitu Yadi (31), Udin (27) dan Rahman (30), ketiganya gambar kemalangan ngeri warga Kandangan, serta Apul (25), warga Gambut, Kab Banjar. Dari tangan mereka, disita 12 motor hasil kejahatan selama ini.

Sedangkan gambar dari kelompok Group Dadaup, polisi mencokok Dian (25), warga Tapin. Hingga kini, pelaku lainnya dari kelompok ini masih dalam pencarian kemalangan ngeri dan pengejaran.

Giliran pertama yang digulung polisi adalah dari kelompok Ading Cs, Jumat (8/2). Baru yang berikut, giliran Group Dadaup yang diperkirakan merupakan kelompok pencuri baru di Kandangan.

Menurut Kapolres HSS, AKBP Drs Sutrisno, melalui Wakapolresnya, Hariyadi, yang didampingi Kasatserse Iptu Eko Sudaryanto, pihaknya mengawali dengan mencokok Rani saat beraksi di Pasar Kandangan.

"Pada waktu, Rani akan membongkar kunci stang sepeda motor dengan kunci ‘T’. Kita yang memang sudah lama mengincarnya, langsung menangkap dan menggelandang ke polres," ujar Eko.

Setelah diperiksa, residivis yang dikenal cukup liar dan keras inipun memberi keterangan. Hasil ini mengantar polisi menangkapi tiga tersangka lainnya yang dikenal sebagai penyalur sepeda motor yang telah dicuri, yaitu Yadi, Udin dan Rahman, semuanya warga Kandangan.

Selain itu, polisi juga berhasil menangkap Apul, warga Gambut, Kab Banjar. Tersangka ini bertugas untuk memasarkan sepeda motor di wilayah Gambut dan sekitarnya.

Pada saat polisi ingin mengambil barang bukti, sekaligus mengamankan tersangka lainnya, Rani yang waktu itu diajak sebagai penunjuk jalan, tiba-tiba di daerah Sungai Raya berusaha kabur.

Polisi terpaksa melepaskan tiga tembakan yang mengenai paha dan dua ruas kaki kiri dan kanannya. Selain lima tersangka di atas, dari group Ading CS ini masih terdapat dua orang, yang masih dicari dan dikejar anggota polres.

Sementara dari Group Dadaup Cs, polisi mengamankan tersangka utamanya yaitu, Dian (25) warga Tapin. Tersangka ringkus saat beraksi di Pasar Angkinang. Dari tangannya, polisi menyita motor Honda Astrea Grand yang dicuri di Rumah Sakit Brig Jend H hasan Basry. "Dari group Dadaup ini, masih ada tiga tersangka lainnya yang masih dalam pengejaran,"ungkap Eko.

Diketahui, baik Rani maupun Dian merupakan residivis kawakan di Banjarmasin, bahkan juga pernah masuk ke tahanan di Banjarmasin. uma/bp

<< back


artikel : Related Articles

 

x
x
x
x
x
x
x
x
x
x

x
x
x
x
x
x
x
x
x
x

x
x
x
x
x
x
x
x
x
x

x
x
x
x
x
x
x
x
x
x

x
x
x
x
x
x
x
x
x
x

x
x
x
x
x
x
x
x
x
x

x
x
x
x
x
x
x
x
x
x

x
x
x
x
x
x
x
x
x
x

x
x
x
x
x
x
x
x
x
x

x
x
x
x
x
x
x
x
x
x