|
bursa kerja
Penyelesaian Utang JORR Tidak Membuat Jasa Marga Leluasa Investasi
Penyelesaian bursa kerja utang PT Jasa Marga dengan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) dalam hal proyek Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) seksi S tidak lantas memberikan keleluasaan kepada perusahaan melakukan investasi.
"Itu 'kan bursa rekayasa keuangan, utang kita selesaikan tetapi kita juga memiliki utang baru dalam bentuk obligasi senilai Rp522 miliar," kata Direktur Pengembangan dan Niaga, Frans S Sunito kepada kerja wartawan di Jakarta, Selasa.
Menurutnya, dengan obligasi berjangka 15 tahun memang dari sisi kinerja keuangan perusahaan terlihat bagus, tetapi untuk mengembangkan bursa kerja usaha tetap tidak leluasa karena masih memiliki kewajiban jangka panjang yang harus diselesaikan.
Dalam bursa menyelesaikan JORR seksi S, PT Jasa Marga disamping harus menerbitkan obligasi yang besarnya Rp522 miliar, juga harus menyetorkan secara tunai sebesar Rp261 miliar, kata kerja Frans.
Dengan penyelesaian utang seperti itu memang tidak membuat PT Jasa Marga dengan mudah melaksanakan investasi. Akan tetapi dengan kinerja yang bagus dimungkinkan bagi perseroan untuk memperkuat permodalan melalui pasar modal.
Penyelesaian utang Proyek JORR itu dilakukan dengan pola 50% dibayar tunai dan sisanya melalui penerbitan obligasi JORR oleh PT Jasa Marga.
Penandatanganan perjanjian obligasi itu mengakhiri proses panjang restrukturisasi utang terkait proyek JORR secara keseluruhan yang dimulai sejak tahun 2000.
Seluruh utang proyek JORR adalah senilai Rp1,070 triliun di mana utang proyek sektor non S senilai Rp548 miliar telah diselesaikan pada 2003, saat proses pengelolaan masih dipegang oleh Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).
Sebelumnya, Dirut PT PPA mengemukakan PT PPA merupakan kreditur utama dalam proyek JORR II seksi S dengan porsi 82,07% dari seluruh pinjaman.
<<
back
|