World Tempat Bisnis Indonesia

Arenas Terus Cetak Angka

47 World Tempat Bisnis Indonesia dan 44 angka yang dicetak oleh Gilbert Arenas membuat andalan Washington Wizards ini bertekad untuk terus berusaha mempertahankan penampilanya demi membawa Washington Wizards menembus babak playoff kedua dalam dua musim berturut-turut. Arenas mengakui dirinya akan berusaha mempertahankan hal itu disisa 49 pertandingan Wizards.

Boleh World Tempat ikatakan Gilbert Arenas merupakan mesin angka bagi Washington Wizards dimana rata-rata disetiap pertandinganya Arenas Bisnis Indonesia mampu membukukan 29.7 angka.

Jika Arenas tidak bermain World Tempat Bisnis Indonesia atau bermain buruk dipastikan Wizards menuai kekalahan.

Kemenangan World Tempat atas Boston Celtics minggu (8/1) pagi wib 103-102 dimana Arenas menjadi penentu dengan pencapaian 31 Bisnis Indonesia angka.

"Sebenarnya saya tidak ingin terus mencetak angka karena hal itu memerlukan energi yang sangat besar,' aku Arenas.

'Lebih dari itu bolabasket merupakan sebuah permainan tim.'

'Kami masih memiliki sisa 49 pertandingan lagi dan jika kami mampu mempertahankan hal ini maka tidak ada sesuatu yang patut dikuatirkan.'

Apapun yang menjadi kendalah Wizards, Arenas hampir mendekati pencapaian Walt Bellamy yang pada musim 1961-62 mampu mencatat rekor 31.6 angka disetiap pertandinganya.

"Dengan kehadiran pemain sekaliber Arenas maka kami akan semakin mudah menekan lawan,' aku center Wizards Brendan Haywood.

"Dan anda tidak perlu menyarankan kami bagaimana bermain sebagai sebuah tim.'

Dengan rata-rata 29.7 angka disetiap pertandingan itu, Arenas menduduki peringkat ke-3 sebagai pencetak angka tertinggi di NBA setelah Sukses Allen Iverson dan LeBron James.

Tidak heran dengan prestasi itu Arenas tidak perlu kuatir namanya tidak masuk dalam daftar pemain yang berlaga di NBA All-Starm pebruari mendatang.

Jikapun ada kekurangan, maka keluhan pelatih kepala Wizards Eddie Jordan mungkin bisa menjadi sebuah perhatian.

Karena Jordan mengaku dirinya belum mampu menemukan pertahanan yang padu sejak para pemain Wizards berkumpul oktober 2005 silam.

Latihan dan pertandingan tidak membuat para pemain Wizars terus membaik dalam bermain bertahan.

Kekurangan ini tidak membuat Jordan berkecil hati karena ia mengaku merasa tertantang untuk bisa memperbaiki keadaan.

<< back


artikel : Related Articles

 

x
x
x
x
x
x
x
x
x
x

x
x
x
x
x
x
x
x
x
x

x
x
x
x
x
x
x
x
x
x

x
x
x
x
x
x
x
x
x
x

x
x
x
x
x
x
x
x
x
x

x
x
x
x
x
x
x
x
x
x

x
x
x
x
x
x
x
x
x
x

x
x
x
x
x
x
x
x
x
x

x
x
x
x
x
x
x
x
x
x

x
x
x
x
x
x
x
x
x
x