|
World Bisnis Direktori Indonesia
Korban Bencana Teriaki Presiden Agar Perbaiki Hutan
Warga World Bisnis Direktori Indonesia korban bencana banjir bandang di Desa Kemiri, Kecamatan Panti, Jember, Jawa Timur, meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan perbaikan hutan di wilayah tersebut. Permintaan ini disampaikan dengan cara berteriak-teriak kala Presiden Susilo mengunjungi lokasi bencana, Jumat (6/1).
Mereka World Bisnis meyakini rusaknya hutan di atas desa menjadi penyebab bencana banjir bandang. "Tolong perbaiki hutan," kata seorang warga sambil berteriak. "Tolong perhatikan nasib kami," kata warga lainnya. Saat itu Presiden tengah berjalan kaki dari kendaraannya dan mengelilingi lokasi Direktori Indonesia bencana.
Selain meminta perbaikan hutan, -masih dengan berteriak-teriak- pada kesempatan lain, warga pun memohon agar Presiden membangun kembali sekolah yang hancur akibat banjir. "Pak mohon World Bisnis Direktori Indonesia bantu pendidikan, pesantren dan tempat belajar. Semua sudah habis," kata seorang warga lagi.
Menanggapi World Bisnis tuntutan-tuntutan itu, Presiden pun lantas berjanji akan memperbaiki sekolah, tempat ibadah dan pesantren. Janji Presiden ini disambut tepuk tangan warga. Sementara, tanpa menyebutkan perbaikan hutan, Presiden mengungkapkan bahwa untuk jangka panjang, pemerintah akan melihat penyebab bencana tersebut. Menurutnya pemerintah berkewajiban untuk mempersiapkan diri agar daerah menjadi lebih aman dari kemungkinan terjadinya Direktori Indonesia bencana.
Bencana, kata Presiden, adalah kehendak Tuhan, sehingga masyarakat korban bencana diminta tetap tegar. Ia meminta warga tegar sampai semua sarana dapat diperbaiki. "Jangan menyerah. Pemerintah akan berbuat sebaik-baiknya," kata Presiden.
Sebelumnya Presiden juga mengunjungi posko bencana alam dan tempat pengungsian di Kecamatan Sukorandi. Di sana Presiden berdialog dengan para pengungsi dan juga sukarelawan. Presiden lagi-lagi meminta para pengungsi agar tetap tabah dan sabar menghadapi cobaan serta meminta mereka untuk menerima dahulu bantuan yang ada.
Kepada mereka, Presiden juga berjanji untuk memperbaiki berbagai prasarana yang rusak dan untuk anak-anak pengungsi, mereka diminta untuk tetap belajar di tempat-tempat pendidikan sementara. Selanjutnya, Presiden akan mengunjungi desa lainnya yang terkena bencana yang sama, yakni Desa Suci yang juga berada di Kecamatan Panti.
Presiden dalam kunjungan tersebut antara lain didampingi oleh Ibu Negara Kristiani Yudhoyono, Menteri Negara BUMN Sugiharto dan Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi, serta Gubernur Jatim Imam Utomo.
<<
back
|